Kamis, 11 Agustus 2016

Tentang Saya

capture-20160811-224406    
Nama Indah Septiani Kiayi,lahir di Balikpapan 23 september 1998.Saya biasa di panggil Indah,saya jurusan D3 Keuangan dan Perbankank di Universitas Muhammadiyah Malang.Saya lulusan dari SMA 3 Balikpapan di Kalimantan Timur.Saya anak bungsu dari tiga bersaudara,saya sangat menyukai musik sejak kecil,saya hobby menyanyi dan main gitar piano.Makanan favorit saya nasil pecel,tempe penyet,soto, nasi goreng,nasi mawut dll kecuali bakso dan aneka sayur.
Jika ada yang mau di tanyakan silahkan hubungi id line: idh23 atau dm saya di instagram: septindah.

Perkembangan dan kemajuan teknologi di Indonesia



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmbKGT6qvXRfTBL5wzGJ-zHv348LLWjYoenEsLHKJPkTb1TOJNFAGbNx1GdYC17kusjUGFxMRyaWFiXXlO8TFzigVC3uaakDlpOxqHLCB_z_9dV7ZZgagXZRI8qATZDzGmENLcoXcwIIs/s1600/Evolusi+Komputer.png 
Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di indonesia berkembang dari tahun ke tahun sejak indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia pada masa penjajahan dipelopori dan diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada waktu itu masyarakat diperkenalkan pada persenjataan modern baik yang ringan maupun yang berat. Teknologi lain yang diperlihatkan dan digunakan oleh Belanda berupa kendaraan tempur dan alat-alat transportasi lainnya. Teknologi-teknologi tersebut berasal dari negara-negara di Eropa. Kemudian pemerintah kolonial Belanda menanamkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan di sekolah-sekolah maupun dengan cara penggunaan secara langsung kepada masyarakat di indonesia.

Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dari barat di Indonesia membawa dampak bagi kemajuan negara Indonesia. Masyarakat Indonesia mulai melakukan pergerkan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Di samping itu penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia juga membawa dampak bagi semangat juang bangsa Indonesia. Mereka memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern untuk mencari informasi-informasi terkini mengenai keadaan dunia. Oleh karena itu masyarakat Indonesia benar-benar terbantu dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pada masa kolonial perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi belum begitu maksimal. Pemerintah koloniallah yang menjadi penyebab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia. Pemerintah kolonial menghalangi akses-akses masuknya ilmu pengetahuan dan teknologi dari barat ke Indonesia. Mereka juga melakukan pelarangan terhadap pendidikan bagi masyarakat Indonesia untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Akibatnya indonesia tertinggal jauh dengan negara-negara di sekitarnya. Secara keseluruhan penyebab lain dari ketertinggalan Indonesia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut :
  1. Terbatasnya jumlah orang Indonesia yang mendapat pendidikan terutama pendidikan tinggi
  2. Masyarakat Indonesia jarang terlibat langsung dalam pengembangan iptek
  3. Pemerintah Belanda dan perusahaan-perusahaan yang berada di indonesia untuk melakukan alih teknologi.
  4. Minimnya industrialisasi.
  5. Kurangnya inovasi teknologi yang berarti di dalam masyarakat indonesia sendiri.
Setelah merdeka, perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi berkembang pesat di Indonesia. Hal ini didorong dengan terbukanya akses-akses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Kemerdekaan menciptakan keadilan dalam mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Mereka mempelajari sedikit demi sedikit di sekolah-sekolah yang sudah dibuka untuk semua kalangan masyarakat Indonesia. Dengan bekal pengetahuan ini kemudian masyarakat Indonesia melakukan berbagai inovasi dan eksperimen ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Pembangunan bidang iptek pada PJPT II merupakan kesinambungan perluasan dari PJPT I. Menurut GBHN 1993 sasaran pembangunan ekonomi PJPT II adalah sebagai berikut:
  1. Tercapainya kemampuan nasional dalam pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan iptek yang dibutuhkan bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, peradaban, ketangguhan, dan daya saing bangsa.
  2. Terpacunya pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan menuju masyarakat yang berkualitas, maju, mandiri, dan sejahtera yang dilandasi nilai-nilai spiritual, moral dan etik berdasarkan nilai luhur bangsa serta nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Untuk mencapai sasaran tersebut, maka arah pembangunan iptek adalah sebagai berikut:
  1. Pemanfaatan pengembangan dan penguasaannya dapat mempercepat proses pembaharuan.
  2. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
  3. Memperluas lapangan kerja.
  4. Meningkatkan kualitas harkat dan martabat bangsa serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Sedangkan kebijaksanaan iptek dalam Pelita VI pada PJPT II ada 5 sektor sebagai berikut.
  1. Teknik Produksi : Yaitu keseluruhan unsur yang turut berperan dalam kegiatan manusia yang menghasilkan barang dan jasa.
  2. Sektor Teknologi : Yaitu kemampuan teknologi dan rekayasa yang mendasari kemampuan bangsa Indonesia dalam melakukan inovasi.
  3. Sektor Ilmu Pengetahuan Terapan : Yaitu Ilmu pengetahun yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.
  4. Sektor Ilmu Pengetahuan Dasar : Yaitu ilmu pengetahuan yang menjadi landasan bagi pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam, Sosial, Humaniora, dan mendukung mutu SDM.
  5. Sektor Kelembagaan Iptek L: Yaitu iptek yang diarahkan untuk meningkatkan SDM agar lebih produktif, kreatif, dan inovatif.
Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia setelah merdeka terbagi menjadi dua dekade. Pada dekade pertama, yaitu tahun 1945-1960, bangsa indonesia mulai mengerti arti teknologi produksi, walaupun masih dalam tingkat pasif dan penuh ketergantunga pada pihak luar negeri. Hasil dari pengenalan ilmu pengenalan teknologi untuk pertama kali yaitu pembangunan pabrik semen di Gresik, pabrik kertas di blabak (Magelang),pabrik gelas, dan kosmetik di Surabaya di pertengahan dekade 1950an. Pada dekade ke-2 yaitu pada tahun 1976 dengan mendirikan pabrik pesawat terbang di Bandung yang di beri nama industri pesawat terbang NUR TANIO (IPTN) yang menggunakan teknologi yang lebih canggih lagi. Teknologi dari pabrik pesawat terbang ini mengacuh pada teknologi di Jerman.
Ilmu pengetahuan dan teknologi di satu sisi bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, di sisi lain menimbulkan dampak negatif.
Kemajuan dan Manfaat IPTEK
  1. Limbah ternak untuk pupuk (kompos).
  2. Sampah dimanfaatkan menjadi gas bio yang berguna untuk keperluan memasak, penerangan, dan tenaga gerak.
  3. Dengan detoksifikasi surya yaitu sistim pengolahan air yang terkontaminasi dengan memanfaatkan panas matahari/ultraviolet sehingga menghasilkan air yang bersih.
  4. Dalam bidang komunikasi (radio,TV, telephone, handphone, internet) sehingga penggunaan waktu lebih efisien dan cepat mendapatkan informasi.
Penjelasan Perkembangan Internet, Smartphone dan Sosial Media
Di era sekarang, teknologi sangat erat kaitannya dengan Internet. Perkembangan internet itu sangat mempengaruhi kehidupan sosial serta cara berkomunikasi seseorang., Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan. Tahun 1998 hanya 500ribu orang yang menggunakan internet, namun dimulai pada tahun 2012 pengguna internet meroket menjadi 63juta orang. Angka itu bahkan diprediksi akan terus meninggkat menjadi 139juta orang pada tahun 2015.
Perkembangan yang terjadi terhadap telepon genggam juga semakin mempermudah komunikasi melalui sosial media maupun internet. Hanya dari sebuah handphone kita bisa mendapatkan begitu banyak informasi secara singkat. Smartphone , itulah sebutan untuk handphone canggih yang dapat berfungsi hampir sama dengan sebuah computer jinjing atau laptop namun berukuran jauh lebih kecil. Bila dilihat dari sudut pandang ini, kemajuan teknologi memberikan kita kesempatan untuk hidup secara lebih mudah. Hal tersebut merupakan kemudahan untuk mendapatkan atau juga menyebarkan informasi yang diinginkan.
Perkembangan teknologi pada masa kini yang terus berkembang, sehingga membuat Internet serta banyak sosial media juga semakin berkembang. Walaupun belum ke seluruh bagian Indonesia, namun hal-hal berbau kemajuan teknologi tersebut telah tersebar ke hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Kebanyakan orang yang mengakses internet atupun sosial media di Indonesia ini adalah mereka yang menggunakan handphone. Berdasarkan riset dari lembaga AC Nielsen juga tercatat 95% pengguna ponsel di Indonesia memanfaatkan alat tersebut untuk mengakses Internet. Kini terasa seperti tidak ada batasan dengan orang lain meski mereka berjarak ratusan ribu kilometer dari lokasi seseorang. Hal itu terjadi karena kemajuan di teknologi masa kini. Konsep McLuhan terbukti benar, kini khususnya di Indonesia, banyak sekali manusia yang bergantung pada teknologi dan sangat sulit untuk lepas dari hal-hal seputar teknologi. Bahkan bisa dibilang di era ini bila seseorang tidak menggunakan teknologi-teknologi tersebut, orang tersebut tidak dapat diterima dengan baik di lingkungannya (contoh: dalam pekerjaan, beberapa perusahaan memiliki syarat khusus mengenai kemampuan menggunakan berbagai teknologi). Kemajuan teknologi dalam berkomunikasi massa ini telah membawa banyak dampak serta perubahan dalam masyarakat.

Dampak Perkembangan Teknologi
Sisi positifnya adalah masyarakat yang menjadi pengguna aktif teknologi, situs-situs, serta media komunikasi sosial, mereka dapat menyampaikan informasi dan juga mendapatkan informasi secara lebih mudah. Komunikasi khususnya di Indonesia terasa seakan menjadi lebih mudah seiring perkembangan teknologi ini.Bila dilihat dari sisi negatifnya, kemajuan teknologi ini membuat orang menjadi malas untuk berkomunikasi secara langsung. Orang lebih memilih berinteraksi melalui handphonenya ketimbang berkomunikasi dengan orang disekitarnya. Contoh, seorang anak sibuk ber-chatting dengan teman melalui handphone miliknya ketimbang berbicara dengan saudaranya saat acara keluarga sedang berlangsung. Kadang kemajuan teknologi ini juga membuat seseorang menjadi kurang peka dengan ekspresi saat sedang berkomunikasi dengan lawan bicaranya.
Saat orang sudah terlalu sibuk dengan telepon atau PC miliknya, lalu mereka menghabiskan waktu yang cukup lama untuk berinteraksi di dunia maya, mereka tidak sadar bahwa saat itu mereka sedang membuang waktunya untuk berinteraksi dengan hidup sebenarnya yang berada disekitar mereka. Banyaknya pengguna sosial media dan pengakses internet ini, membuktikan bahwa masyarakat Indonesia lebih suka berinteraksi dan bergaul secara virtual dengan pengguna sosial media dan internet lainnya. Menurut survey yang dilakukan MarkPlus Insight (dailysocial.net) pada tanggal 13 November 2012 mengenai pengguna internet di Indonesia, ada tiga hal yang dapat mendukung pernyataan mengenai banyaknya orang yang berkomunikasi virtual. 40% dari pengguna Internet di Indonesia, yakni sekitar 24,2 juta penduduk mengakses Internet lebih dari 3 jam di setiap harinya. Selain itu, mayoritas pengguna Internet di Indonesia ini berusia 15 hingga 35 tahun. Serta kurang lebih 56,4% orang termasuk bargain hunter yakni masyarakat yang dapat mengakses Internet untuk mencari informasi serta segala hal untuk kebutuhan dirinya dalam waktu yang cukup lama. Secara khusus untuk Indonesia, kemajuan di bidang teknologi ini sangat berdampak terhadap berbagai aspek. Aspek tersebut diantaranya di sektor ekonomi dan juga sosial. Berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo), salah satu dari jajaran Menteri Republik Indonesia tersebut menyatakan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara yang masyarakatnya terbanyak mengakses Internet di dunia. Selain itu, ada juga sebuah lembaga riset menyebutkan bahwa Indonesia merupakan peringkat ke lima dalam daftar pengguna smartphone terbesar di seluruh dunia. Di dalam data tersebut juga disebutkan bahwa Indonesia menduduki posisi 5 besar dengan pengguna aktif internet yakni sebanyak 47 juta atau sekitar 14% dari seluruh total pengguna ponsel.
Salah satu ahli komunikasi massa yakni Harold D. Laswell dan Charles Wright pernah menyatakan fungsi sosial media massa. Fungsi sebenarnya antara lain yang pertama sebagai salah satu bentuk upaya penyebaran informasi dan interprestasi seobjektif mungkin mengenai peristiwa yang terjadi (Social Surveillance). Kedua, sebagai upaya penyebaran informasi yang dapat menghubungkan satu kelompok sosial dengan kelompok sosial lainnya (Social Correlation). Berikutnya sebagai upaya pewarisan nilai-nilai luhur dari satu generasi ke generasi selanjutnya (Socialization). Dan yang terakhir adalah sebagai penghibur khalayak ramai (Entertainment). (Dahlan, 2008)
Keempat fungsi menurut Harold D. Laswell dan Charles Wright ini mulai terkikis sehubungan dengan kemajuan teknologi yang sedang terjadi. Kini batasan akan komunikasi massa dan komunikasi antar pribadi menjadi agak semu. Karena dengan semakin berkembangnya teknologi khususnya di Indonesia, mengikuti itu akan muncul juga cara-cara berkomunikasi yang baru, dalam hal ini misalkan melalui sosial media. Mungkin kini fungsi telepon genggam dari yang awalnya hanya berfungsi untuk mengirimkan pesan atau menelepon seseorang telah berkembang jauh menjadi ‘laptop’ yang dapat dengan mudah dibawa kemana saja. Contoh yang berhubungan dengan perkembangan tersebut adalah kini seseorang bias saja tidak mengetahui nomor telepon seseorang padahal orang tersebut merupakan sahabat karibnya. Orang tersebut lebih memilih menyimpan pin bb dibandingkan dengan menyimpan nomor telepon orang itu.
Melihat fenomena yang sedang terjadi khususnya di Indonesia ini, sangat dikhawatirkan perkembangan teknologi itu membawa dampak buruk terhadap kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Sehubungan dengan perkembangan ini, dibutuhkan juga peningkatan akan kesadaran masyarakat mengenai lingkungan sekitarnya. Perubahan karena perkembangan teknologi yang terjadi cukup cepat ini, secara tidak sadar maupun sadar telah merubah beberapa pola hidup masyarakat khususnya Indonesia. Contohnya kini banyak sekali anak-anak yang mengalami ketergantungan akan gadget mereka maupun orang tuanya.
Selain itu dampak negatifnya adalah perkembangan mereka dalam hal bersosialisasi menjadi sangat lamban. Karena mereka terlalu fokus dengan gadget tersebut. Dan di Indonesia kini, peranan media massa, teknologi, serta sosial media memegang kendali yang cukup tinggi. Hal tersebut dapat dengan mudah dan relatif cepat untuk mempengaruhi opini publik. Contoh, di dalam dunia Twitter dikenal istilah buzzer. Buzzer disini bertindak semacam opinion leader yang bila orang itu men-tweet sesuatu, maka akan banyak yang berfikir seperti buzzer tersebut berfikir. Kemajuan teknologi memang membawa dampak positif yang banyak namun begitu juga dampak negatifnya. Dalam kasus buzzer ini misalnya, bila informasi yang disebarkan merupakan ilmu penting dan berguna maka itu menjadi hal yang sangat positif, namun bila informasi tersebut merupakan rekayasa atau fitnah terhadap seseorang atau sesuatu maka hal itu akan merugikan pihak terkait.
Kesimpulan yang perlu kita perhatikan adalah semua orang khususnya masyarakat Indonesia harus benar-benar cerdas utnuk memilah mana sisi positif dan negatifnya agar perkembangan teknologi yang terjadi serta bagaimana komunikasi itu selayaknya dilakukan, dijalankan dengan benar dan seimbang.

Tentang Balikpapan



Tentang Balikpapan


https://gheeayuningthias.files.wordpress.com/2015/07/c360_2013-09-15-06-38-55-636.jpg
Balikpapan merupakan sebuah kota di Kalimantan Timur, Indonesia. Balikpapan memiliki penduduk sebanyak 701.066 jiwa, yang merupakan 22 % dari keseluruhan penduduk Kaltim. Balikpapan merupakan kota dengan biaya hidup termahal se-Indonesia.
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/8/87/Balipapan_maskot_lama.jpg
Maskot dari kota yang sering disebut Kota Minyak (Banua Patra) dan Bumi Manuntung ini adalah beruang madu, maskot Balikpapan yang mulai di ambang kepunahan. Nama asli Balikpapan adalah Billipapan atau Balikkappan (logat Banjar).
Asal usul nama Balikpapan
Menilik dari susunannya, kata “Balikpapan” dapat dimasukkan ke dalam asal kata bahasa Melayu. Menurut buku karya F. Valenijn pada tahun 1724, menyebut suatu daerah di hulu sebuah sungai yang berada di Teluk sekitar tiga mil dari pantai, desa itu bernama BILIPAPAN, dan nama tersebut dikaitkan dengan sebuah komunitas pedesaan di teluk yang sekarang dikenal dengan nama Teluk Balikpapan.
Ada beberapa versi mengenai asal usul nama Balikpapan, antara lain:
  1. Versi Pertama ( Sumber : Buku 90 Tahun Kota Balikpapan yang mengutip buku karya F. Valenijn tahun 1724 )
    Menurut legenda, asal nama Balikpapan adalah karena sebuah kejadian yang terjadi pada tahun 1739, sewaktu dibawah Pemerintahan Sultan Muhammad Idris dari Kerajaan Kutai, yang memerintahkan kepada pemukim-pemukim di sepanjang Teluk Balikpapan untuk menyumbang bahan bangunan guna pembangunan istana baru di Kutai lama. Sumbangan tersebut ditentukan berupa penyerahan sebanyak 1000 lembar papan yang diikat menjadi sebuah rakit yang dibawa ke Kutai Lama melalui sepanjang pantai. Setibanya di Kutai lama, ternyata ada 10 keping papan yang kurang (terlepas selama dalam perjalanan) dan hasil dari pencarian menemukan bahwa 10 keping papan tersebut terhanyut dan timbul disuatu tempat yang sekarang bernama “Jenebora”. Dari peristiwa inilah nama Balikpapan itu diberikan (dalam istilah bahasa Kutai “Baliklah – papan itu” atau papan yang kembali yang tidak mau ikut disumbangkan).
  2. Versi Kedua ( Sumber : Legenda rakyat yang dimuat dalam buku 90 Tahun Kota Balikpapan )
Menurut legenda dari orang-orang suku Pasir Balik atau lazim disebut Suku Pasir Kuleng, maka secara turun menurun telah dihikayatkan tentang asal mula nama “Negeri Balikpapan”. Orang-orang suku Pasir Balik yang bermukim di sepanjang pantai teluk Balikpapan adalah berasal dari keturunan kakek dan nenek yang bernama ” KAYUN KULENG dan PAPAN AYUN “. Oleh keturunannya kampung nelayan yang terletak di Teluk Balikpapan itu diberi nama “KULENG – PAPAN” atau artinya “BALIK – PAPAN” (Dalam bahasa Pasir, Kuleng artinya Balik dan Papan artinya Papan) dan diperkirakan nama negeri Balikpapan itu adalah sekitar tahun 1527.

Hari Jadi Kota Balikpapan

Hari jadi Kota Balikpapan ditentukan pada tanggal 10 Februari 1897. Penetapan tanggal ini merupakan tanggal peristiwa pengeboran pertama sumur minyak di Balikpapan dan merupakan hasil seminar sejarah Kota Balikpapan tanggal 1 Desember 1984.
Budaya
Suku-suku yang ada di Balikpapan adalah:
  1. Suku Paser 8,77%
  2. Suku Kutai 10,43%
  3. Suku Bajar 12,19%
  4. Suku Bugis 14,44%
  5. Suku Jawa 29,76%
  6. Suku Minahasa 6,81%
  7. Suku Batak 3,21%
  8. Suku Gayo 1,08%
  9. Etnis China 16,76%
  10. Suku Gorontalo 0,06%
Bahasa
Sedikit berbagi informasi kepada para pembaca…bagi Anda yang pernah berkunjung atau baru tinggal di Kota Balikpapan, pasti pernah mendengarkan kata2 seperti : seke’, bote’, pale’, kompek dan msih banyak lagi kata2 yang tidak lazim Anda dengar di kota lain. Jadi bagi Anda yang belum mengetahui atau sekedar ingin tahu beberapa kata yanglazim digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh warga Balikpapan, berikut saya berikan beberapa arti kata tersebut.
Angop mati
Angsul kembalian
Bangkong Bangun Siang
Begajulan Norak
Benggolan uang Receh
Bolot Bodoh
Bopeng muka rusak
Bote bohong
Bubuhan teman
Catuk ketok kepala
Culas Curang
Dostep penanda kepemilikan
Gincu Grewe
Growo
Lipstick Cantik
Ganteng
Gonggong bodoh
Harat pelit
haw-haw Bodoh
Karjo Karang Rejo
Kecele Tertipu
Kecelobok kesandung
Kestau kasih tau
Kijil ganjen
Kipungin cicipin/ ngambil
Koid mati
Kombong Kandang Ayam
Kompe’ tas plastik
Lanji Genit
Lele/Pale Bule Penjual (laki-laki) penjual (perempuan)
Lengo Bodoh
Lenyak lembek
Letoy lemas
Limbung Jatuh
Lindung tertutup
Mereng Miring
Muar munyak
Mucil Nakal
Muntung Mulut
Munyak sebel
Ndatau Tidak tahu
Ngolok Ngejek
Ngopol-ngopol NgeGas Motor
Ocol Lucu
Pujungan perilaku yang dibuat-buat
Sanggar pisang goreng
Seke’ Pelit
Sengget Alat untuk mengambil buah yang tinggi
Singkip kere
Tehambur Bubar
Tekeliwai Nda Sengaja Salah
Tekempal terlempar
Tepatak macet total
Tepecirit mencret yang tak disengaja
Tepelecok Keseleo
Tewa permainan petak umpet



Inbuhan
Pang = Biasa di akhir kalimat, sebagai penegas kalimat
Kah = Diakhir kalimat, menunjukkan pertanyaan
Gin = Diakhir kalimat, menunjukkan ekspresi bujukan
Lah = Di akhir kalimat, menununjukkan ekspresi pasrah


Wisata

1. Pantai Kemala

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgxZcu9-Pqy_DDDRqF1lbndwkw27QXYUHlaKGlTHcWEECzvinesa67_4sn5y_FtP4hhQGNgEcYiaXdOfxaACL_UkhJUNDprOSG6ZKZiMB1GiTfoZEUQCBxfOOz4g0OqR7QIfMypL1af_pE/s1600/kemala1.jpg
Pantai Kemala tak hanya menjadi tempat wisata favorit warga setempat, namun juga para pengunjung dari luar kota. Tempat wisata ini berada di pusat kota, tepatnya di Jalan Jend. Sudirman, sehingga mudah untuk diakses dari mana saja. Kesan pertama saat mengunjungi pantai ini adalah suasananya yang mirip dengan Pantai Jimbaran di Bali mulai dari pasir putih, ombak kecil sampai deretan pohon kelapa di sekitar pantai.
Selain bersantai sambil menikmati pemandangan matahari terbenamnya, Anda juga bisa melakukan berbagai kegiatan seperti flying fox, jetski dan juga banana boat. Tak hanya suasananya yang mengingatkan dengan Bali, di sini juga terdapat satu tempat makan yang dinamakan D’Jimbaran Resto yang menawarkan kuliner khas nusantara dan Eropa.

2. Pantai Melawai

http://indotravelguides.com/wp-content/uploads/2015/02/sunset-pantai-melawai.jpg
Pantai Melawai berada tidak jauh dari Pantai Kemala. Meskipun lokasi kedua tempat wisata ini tidak jauh namun suasana yang ditawarkan cukup jauh berbeda. Jika Pantai Kemala terkesan mewah dengan hidangan ala Eropanya, di pantai ini Anda bisa menikmati kuliner dengan harga yang lebih terjangkau. Ada banyak penjual makanan di sekitar pantai, menu yang ditawarkan beragam mulai dari bakso, pecel lele, es kelapa dan masih banyak lagi.
Waktu yang tepat untuk mengunjungi salah satu tempat wisata di Balikpapan ini adalah saat sore hari menjelang malam. Pada saat itu, penjual makanan sudah ramai menggelar dagangannya. Anda bisa menikmati pemandangan matahari terbenam sambil bersantai menikmati makanan Anda dengan duduk lesehan di atas tikar yang telah disiapkan.

3. Pantai Lamaru

https://7bd86aba206a59981820-a1471e32c826f82a376e3a3b16604284.ssl.cf6.rackcdn.com/2015/11/Pantai-Lamaru.jpg
Pantai berikutnya yang juga menjadi tempat wisata favorit adalah Pantai Lamaru. Pantai ini berada di Desa Teritip, sekitar 14 km dari pusat kota atau bisa ditempuh dalam 30 menit perjalanan. Pasir pantai yang halus dan air yang jernih sangat cocok digunakan untuk bersantai atau berjemur. Selain berenang dan bermain air, Anda bisa bermain flying fox dan banana boat. Anda juga bisa berkeliling pantai dengan menggunakan andong atau menunggang kuda. Seru, ya?
Fasilitas di tempat wisata ini tergolong cukup lengkap, mulai dari tempat parkir yang luas, kamar ganti, toilet, mushola sampai tempat makan. Selain itu, Anda juga bisa menyewa tikar dan ban renang dengan harga 10.000 Rupiah saja. Pantai Lamaru buka mulai pukul 07:00 sampai 18:00 dan tiket masuk yang dikenakan adalah 10.000 Rupiah tiap orang.

4. Penangkaran Buaya Teritip

http://ensiklopediaindonesia.com/wp-content/uploads/2015/01/j21.jpg
Tak jauh dengan Pantai Lamaru, Anda bisa mengunjungi Penangkaran Buaya Teritip. Penangkaran buaya dengan luas 5 hektar ini menjadi salah satu tempat wisata di Balikpapan yang banyak dikunjungi. Selain ada lebih dari 1.500 ekor buaya, di sini juga ada kandang ular dan monyet. Ada pula gajah Lampung yang bisa dinaiki untuk berkeliling kawasan penangkaran buaya ini.
Anda penikmat kuliner ekstrim? Coba datang pada saat akhir pekan atau hari libur nasional karena Anda bisa mencicipi sate buaya. Jika tidak bisa datang pada akhir pekan dan mencicipi daging buaya, Anda masih bisa membeli suvenir yang terbuat dari kulit buaya seperti dompet dan ikat pinggang. Penangkaran Buaya Teritip buka setiap hari mulai pukul 08:00 sampai 17:00 dengan biaya masuk sebesar 10.000 Rupiah tiap orang.

5. Bukit Bangkirai

http://www.getborneo.com/wp-content/uploads/2015/04/jembatan-canopy-bridge-bukit-bangkirai-kalimantan-timur.jpg
Bukit Bangkirai berada di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara. Tempat wisata ini merupakan hutan hujan tropis yang masih alami. Fasilitas di sini sudah lengkap mulai dari kolam renang, restoran sampai dengan cottage bergaya rumah panggung yang bisa digunakan untuk menginap. Disebut Bukit Bangkirai karena memang terdapat banyak pohon bangkirai di sini, bahkan ada pohon bangkirai yang berusia 150 tahun dengan tinggi mencapai 50 meter dan diameter batangnya 2.3 meter.
Yang menarik dari tempat wisata di Balikpapan ini adalah adanya canopy bridge yang menghubuungkan lima pohon bangkirai. Jembatan ini terbuat dari kabel dengan dasar papan dan dinding berjala. Jembatan dengan panjang 64 meter dan tinggi 30 meter merupakan jembatan kanopi pertama di Indonesia. Untuk bisa menaikinya, Anda perlu membayar 15.000 Rupiah untuk wisatawan domestik dan 30.000 Rupiah untuk wisatawan mancanegara. Tapi ingat, Anda dilarang menaiki jembatan jika angin bertiup sampai dengan kecepatan 30 km per jam demi alasan keselamatan.

6. Hutan Wanawisata

http://www.jotravelguide.com/images/balikpapan/wana-wisata-forest-3.jpg
Hutan Wanawisata adalah salah satu kawasan hutan lindung dengan banyak pepohonan khas Kalimantan. Tempat wisata ini cocok digunakan sebagai lokasi piknik bersama keluarga. Bawalah tikar Anda dan nikmati kesejukan piknik di dalam hutan. Jangan lupa untuk membawa bekal karena tidak ada penjual makanan di kawasan ini.
Selain piknik, Anda juga bisa jogging dan trekking menjelajah hutan. Jika membawa anak kecil, ada permainan anak seperti perosotan dan ayunan. Tempat wisata di Balikpapan ini memang tepat untuk rekreasi keluarga. Hutan Wanawisata bisa ditempuh dalam waktu 15 menit dari pusat kota Balikpapan. Jam buka tempat wisata ini adalah 08:00 – 17:00 dengan biaya tiket masuk sebesar 1.000 Rupiah per orang.

7. Kampung Atas Air Margasari


Tempat wisata selanjutnya adalah Kampung Atas Air Margasari. Di sini, Anda bisa merasakan Venice ala kota Balikpapan. Seluruh rumah terbuat dari kayu dan berada di atas air, transportasi yang digunakan adalah perahu motor. Perkampungan ini dibangun pada tahun 2000 dan menjadi salah satu tempat wisata di Balikpapan yang dibanggakan pemerintah kota karena dianggap sukses membangun sebuah kampung wisata.
Di sini, Anda bisa bersantai di gazebo yang disediakan sambil berinteraksi dengan warga setempat. Atau jika Anda suka memancing, bawalah alat pancing Anda dan silakan memancing dari atas jembatan kayu ulin. Tertarik untuk datang ke kampung di atas air ini?

8. Taman Bekapai

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLLLnrfaqhWLnQD7t1kok5qSN2pFjCeejB-Z9jufojFJdqqqal1WB3jwTyEBpPgKHhLHEPbBM8JqNrOIm5dQSs4TOQ7_aQEf45PaMY6t5jJwZIcIBK96H0NaDFgYljUp5jAOxz3z4tiO28/s1600/taman+bekapai.jpg
Ini dia landmark kebanggaan warga Balikpapan. Sebagai kota yang kaya dengan kandungan minyak buminya, Balikpapan butuh sebuah monumen untuk menunjukkan rasa bangganya. Maka dibangunlah Taman Bekapai di pusat kota.
Taman Bekapai memiliki sebuah patung atau monumen perunggu yang berbentuk abstrak dan dapat keluar air mancur dari dalamnya. Air mancur ini dengan bantuan pencahayaan yang tepat akan terlihat menyerupai semburan minyak bumi. Pemandangan ini terlihat semakin indah pada saat malam hari. Selain air mancur yang unik, di taman ini juga terdapat bangku-bangku untuk beristirahat dengan pepohonan rindang untuk berteduh. Tempat wisata di Balikpapan ini menjadi salah satu lokasi wajib untuk dikunjungi oleh wisatawan luar kota.

9. Pasar Klandasan

http://klik.kompas.com/image/preview/UGFzYXJfS2xhbmRhc2FuX0JhbGlrcGFwYW4uSlBH.jpg
Pasar Klandasan merupakan pasar dengan pemandangan yang indah di Balikpapan. Pasar tradisional ini berada dekat dengan pantai, sehingga selain menjadi tempat jual beli, pasar ini juga bisa disebut sebagai tempat wisata. Coba saja Anda keluar ke bagian belakang pasar, akan terlihat pemandangan laut yang menakjubkan.
Pasar ini menjual berbagai kebutuhan rumah tangga mulai dari makanan, ikan segar, buah, sayur, pakaian sampai sandal. Harga barang yang dijual lebih terjangkau dan Anda juga masih bisa menawar harga di sini.

10. Pasar Inpres Kebun Sayur

http://legrandeurhotels.com/balikpapan/wp-content/uploads/sites/4/2015/06/Le-Grandeur-Content%EF%80%A2Shopping-Pasar-Inpres-Kebun-Sayur.jpg
https://kotabalikpapan.files.wordpress.com/2009/12/pasar-inpres4-medium1.jpg
Sudah bersiap pulang dari Balikpapan? Tunggu dulu. Anda perlu membawa oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman. Datang saja ke Pasar Inpres Kebun Sayur yang hanya berjarak satu jam perjalanan dari bandara. Pasar ini menjual berbagai macam suvenir khas Kalimantan mulai dari gantungan kunci, miniatur rumah adat Dayak, gelang, kalung sampai mandau.
Bagi Anda yang gemar mengoleksi batuan permata, pasar ini akan menjadi tempat yang cocok untuk dikunjungi. Aneka macam batu dijual di sini, mulai dari batu akik, safir, delima, berlian dan masih banyak lagi. Pasar ini hanya terdiri dari satu lantai, sehingga tidak membuat Anda lelah naik turun tangga.
Makanan
1.Aneka Olahan Kepiting Kepiting Lada Hitam
13915800331627221686
Sudah menjadi rahasia umum jika Balikpapan merupakan salah satu daerah penghasil kepiting bakau (Scylla serrata) terbaik di Indonesia. Berbagai aneka olahan kepiting bakau (atau biasa disebut kepiting Soka) yang lezat bisa anda dapatkan dibeberapa restoran yang ada di Jalan Marsma Iswahyudi Gunung Bakaran (tak jauh dari Bandara Sepinggan). Menu kepiting lada hitam, kepiting saos special, kepiting saus tiram, kepiting tauco, hingga kepiting goreng mentega ada disini. Namun dari sekian banyak menu, kepiting lada hitam dan kepiting saos special menjadi yang terdepan. Kepiting Soka yang gemuk dan banyak dagingnya memang akan semakin nikmat dengan bumbu saus dan lada hitam yang pedas. Untuk dijadikan oleh-oleh, makanan ini juga sudah dikemas sedemikian rupa sehingga tidak mengurangi cita rasanya, aman, dan trendy sehingga tak perlu malu walau harus menentengnya. Sampai dirumah anda tinggal memanaskannya di microwave dan siap dihidangkan. Olahan lain yang lebih awet dan tahan dalam jangka waktu yang lebih lama yakni berupa abon kepiting yang banyak dijual dibeberapa minimarket ataupun toko-toko penjual oleh-oleh khas Balikpapan. Sedikitnya ada 2 farian abon kepiting yang dijual di pasaran, yakni original dan rasa bumbu.
2.Bingka
13915801861328061371
Bingka merupakan salah satu kuliner khas Balikpapan. Makanan berbahan dasar kentang ini meskipun tidak tahan lama, namun bisa dijadikan oleh-oleh yang tak kalah mengesankan. Padu padan kentang, telor, mentega, gula, susu, dan santan akan menciptakan citarasa yang gurih, manis dan lezat. Dewasa ini bingka sudah memiliki berbagai farian seperti bingka kentang kombinasi pisang, keju, gula merah, bahkan bingka dari labu merahpun ada. Anda bisa membeli bingka kentang ini di dekat pelabuhan Semayang ataupun di Stal Kuda. Kedua tempat ini konon merupakan pembuat bingka paling enak di Balikpapan.
3.Amplang
1391580230784075235
Amplang merupakan makanan ringan semacam kerupuk. Bahan utamanya terdiri dari tepung, telor, beragam bumbu rempah, dan daging ikan pipih (atau sering disebut belida). Ikan pipih sendiri merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang dulu banyak terdapat diperairan Kalimantan. Namun keberadaan ikan ini sudah jarang kita temui hingga dewasa ini, pembuat amplang menggantinya dengan daging ikan tengiri. Sekarang Ikan pipih atau belida sendiri hanya dipakai sebagai merk saja. Campuran dari beragam bumbu rempah, tepung, telor dan daging ikan membuat camilan ini terasa gurih dan kriuk. Bentuknya bermacam-macam, ada yang bulat memanjang seperti jari, ada juga yang menyerupai kuku macan. Semua sama gurihnya. Pembuatan amplang sendiri selain di Balikpapan juga banyak terdapat di Samarinda. Anda bisa mendapatkan amplang yang gurih ini dibeberapa toko penjual oleh-oleh khas Balikpapan yang banyak terdapat di sepanjang jalan A. Yani Balikpapan.
4.Bakpia
1391580291595703529
Selama ini kita pasti hanya mengenal Bakpia atau pia sebagai makanan khas Jogja atau yang sering kita dengar dengan sebutan bakpia pathuk. Tapi jangan salah, Balikpapan juga memiliki bakpia lho. Berbeda dengan bakpia pathuk yang kecil-kecil, bakpia Balikpapan memiliki ukuran yang lebih besar. Kuliner yang terbuat dari kacang hijau dan gula yang dibungkus dengan tepung dan dipanggang ini memang cocok untuk dijadikan buah tangan. Bakpia Balikpapan memiliki tekstur yang renyah bak biskuit. Tekstur ini pulalah yang membedakan bakpia Balikpapan dengan bakpia dari daerah lain. Sekali gigit, maka akan terhamburlah rasa gurih dan asin dilidah anda yang akan disambung dengan rasa manis dari kacang hijau atau coklat sebagai isinya. Bakpia di Balikpapan berisi kacang hijau, coklat, dan keju. Anda bisa memperolehnya di sebuah depot yang sangat terkenal di Jalan A. Yani Balikpapan. Anda bisa menikmati bakpia yang hangat dan lezat disana.
5.Mantau
1391580476385595101
Mantau atau roti span memang merupakan kuliner khas etnis tionghoa yang banyak terdapat dibeberapa daerah di Indonesia. Namun berkat kulturasi yang terjadi di Balikpapan memunculkan kuliner berupa mantau yang unik dan khas serta berbeda dari daerah lain. Roti kukus sebesar kepalan tangan yang biasanya disajikan setelah digoreng ini, di Balikpapan disajikan bersama daging rusa yang diolah dengan bumbu lada hitam (rusa lada hitam). Ini yang membuat mantau Balikpapan menjadi khas dan berbeda. Daging rusa yang bertekstur sedikit lembut dan agak manis ini akan semakin lezat dengan padu padan lada hitam yang pedas. Taburan kacang mete sangrai yang gurih seolah semakin menambah kelezatan kuliner ini. Namun dewasa ini daging rusa sudah sulit didapatkan (karena rusa menjadi salah satu hewan yang dilindungi), sehingga banyak digantikan dengan daging sapi atau ayam. Jika anda penasaran dan ingin mencicipi kelezatan mantau dengan sapi lada hitam atau ayam lada hitam, cobalah anda datang kesebuah depot di Simpang Kilat Jalan Letjen Suprapto Balikpapan.
Ciri Khas
Usia Kota Balikpapan tahun 2016 ini telah menginjak 119 tahun. Namun, di usia yang tidak muda lagi, kota yang terkenal dengan motto Beriman ini punya ikon beruang madu sebagai ciri khas kota.
Misalnya seperti Kota Makassar dengan Pantai Losari, Manado dengan Tugu Sam Ratulangi, Jakarta dengan Monas (lihat boks). Padahal, ikon kota sangat penting sebagai ciri khas daerah.  Bahkan, bisa berfungsi sebagai ruang publik, sarana hiburan serta mampu menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Rumah sakit UMM dan masjid KH M Bedjo Darmoleksono




Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang mulai dibangun pada tahun 2009. Proses pembangunannya dilaksanakan setelah mendapatkan ijin mendirikan bangunan (IMB) dari Pemerintah Kabupaten Malang melalui unit pelayanan terpadu perizinan Nomor : 180/05989/IMB/421.302/2009. Pada bulan Oktober 2012 RS UMM mendapatkan izin Mendirikan Rumah Sakit dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malang dengan Nomor : 503.1/83/421.103/2012. Kemudian pada tanggal 20 Juni 2013 RS Universitas Muhammadiyah Malang mendapatkan Ijin Operasional Rumah Sakit Sementara dengan Nomor : 180/0006/IORS/421.302/2013.
Rumah sakit Universitas Muhammadiyah Malang diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2013 bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 68. Rumah sakit ini merupakan sarana penunjang pendidikan dan merupakan salah satu profit center dari Universitas Muhammadiyah Malang. Lokasi rumah sakit tidak jauh dari Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Malang yaitu tepatnya di sebelah timur terminal Landungsari. Berdiri diatas tanah seluas 9 hektare dan memiliki bangunan utama setinggi 6 lantai dan beberapa bangunan gedung penunjang setinggi 5 lantai dan gedung rawat inap setinggi 3 lantai. Bentuk bangunan yang megah dan mewah dengan ciri khas arsitektur tiongkok, menjadikan RS Universitas Muhammadiyah Malang ini mudah dikenali.
Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat luas pada tanggal 17 Agustus 2013 bertepatan dengan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 68. Rumah Sakit ini merupakan sarana penunjang pendidikan dan merupakan salah satu profit center dari Universitas Muhammadiyah Malang. 
Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang diresmikan oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia oleh Ibu Hj. Megawati Soekarno Putri pada tanggal 17 Juni 2014 di bangun diatas lahan dengan lokasirumah sakit tidak jauh dari Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Malang yaitu tepatnya di sebelah timur terminal Landungsari.
Berdiri diatas tanah seluas 9 hektare dan memiliki bangunan utama setinggi 6 lantai dan beberapa bangunan gedung penunjang setinggi 5 lantai dan gedung rawat inap setinggi 3 lantai. Bentuk bangunan yang megah dan tertata rapi dengan ciri khas arsitektur tiongkok, menjadikan RS Universitas Muhammadiyah Malang ini mudah dikenali oleh segala lapisan masyarakat.
Keberadaan RS UMM merupakan bagian dari layanan kesehatan berusaha untuk memberikan pelayanan  terbaik bagi seluruh pasien. Mengusung motto “pelayananku, pengabdianku” mendorong RS UMM agar terus dan terus belajar meningkatkan layanan yang memuaskan masyarakat.




Masjid bernuansa Tiongkok yang satu ini benar benar istimewa, karena dibangun bukan oleh komunitas Muslim Tionghoa Indonesia tapi justru dibangun oleh Universitas Muhammadiyah Malang. Ketika Universitas Muhammadiyah Malang berencana membangun sebuah Rumah Sakit lengkap dengan fasilitas Masjid, Rektorat UMM memutuskan untuk memprioritaskan pembangunan masjid agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, dan setelah beberapa kali berganti design ahirnya diputuskan untuk membangun sebuah masjid dengan arsitektur Tiongkok.
Rektor UMM Dr. Muhadjir Effendy, MAP memberi nama masjid itu dengan nama Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono, Nama seorang tokoh pelopor Muhammadiyah di Malang. Pada saat artikel ini dibuat masjid ini belum genap berumur sebulan dan Lantai satu masjid ini sementara waktu masih digunakan sebagai kantor Pengelola Rumah Sakit.
Lokasi Masjid
Masjid KH M. Bedjo Darmoleksono terletak di dalam Komplek Rumah Sakit Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang di di Jl. Tlogomas, sekitar 500 meter dari kampus III Universitas Muhammadiyah Malang.
Sejarah Pendirian
Rektor UMM, Dr. Muhadjir Effendy, MAP berharap agar keberadaan masjid ini akan menjadi fasilitas untuk mendekatkan rumah sakit dengan masyarakat. Masjid yang sudah lebih dulu selesai dibangun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Menurut beliau membangun moral jauh lebih penting sebelum membangun fisik. Itulah hal yang menjadi landasan utama kenapa pihak rektorat UMM lebih memprioritaskan pembangunan masjid daripada pembangunan fisik Rumah Sakit.

Masjid RS UMM ketika sedang dalam proses pembangunan
Dan tentu saja pembangunan fisik Rumah sakit yang ukuran nya jauh lebih besar dengan kompleksitas yang tinggi akan memakan waktu lebih lama sebelum dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya. Seluruh pembiayaan pembangunan Masjid dan Rumah sakit UMM ini ditanggung sendiri oleh UMM meski tak menutup kemungkinan bila ada investor yang berminat untuk menanamkan modal.
Pembangunan Masjid ini dimulai dengan peletakan batu pertama proyek pembangunan komplek Rumah Sakit Universitar Muhammadiyah Malang pada tanggal 22 Juli 2009 oleh Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. Bambang Sudibyo.
Penggunaan pertama kali Masjid ini dimulai dengan solat Jumat pada tanggal24 September 2010 yang lalu. Sholat jum’at tersebut dihadiri ratusan jamaah yang terdiri dari masyarakat sekitar, para pekerja bangunan RS dan sebagian pegawai UMM memenuhi masjid berukuran sekitar 300 meter persegi berlantai tiga itu. Sekretaris BPH UMM, Wakidi, menjadi khotib pertama di masjid itu.
Masjid di komplek rumah sakit ini merupakan masjid ketiga yang dibangun oleh UMM. Dua masjid lainnya terletak di kampus II UMM bernama Masjid Ad-Dakwah dan Masjid AR Fahruddin di kampus III UMM. Masjid AR Fahruddin yang memiliki bangunan lima lantai merupakan masjid kampus terbesar di Asia Tenggara.

Jamaah Sholat Jum’at pertama di Masjid KH. M Bedjo Darmoleksono,
di Komplek RSP Universitas Muhammadiyah Malang,
Propinsi Jawa Timur.
Nama KH M. Bedjo DarmoleksonopeloporMuhammadiyah di Malang ini diambil untuk memberi spirit dakwah agar masjid tersebut memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, sebagaimana ketokohan Kyai Bedjo pada masanya.
Terkait dengan perizinan pihak rumah sakit UMM tidak mau mengambil risiko ditolak warga sekitar. Itulah sebabnya, sejak membebaskan lahan sekitar sembilan hektar, jauh hari UMM sudah melakukan pendekatan dengan masyarakat. Respon warga pun sangat positif mendukung.  Semua perijinan dan analisis lingkungan juga sudah dilakukan sebelum pembangunan dimulai.
Komplek rumah sakit tempat dimana Masjid tersebut berada nantinya akan dijadikan pusat pelayanan kesehatan yang menjangkau semua lapisan masyarakat. Dengan sistem subsidi silang, masyarakat kurang mampu akan disubsidi untuk mendapatkan pelayanan yang layak. Selain itu, RS UMM juga diharapkan menjadi pusat riset medis untuk mengembangkan keilmuan kedokteran, keperawatan dan farmasi, pusat rehabilitasi sosial, bahkan tidak menutup kemungkinan ada pusat rehabilitasi ketergantungan narkoba.
Arsitektur Masjid
Dipilihnya arsitektur Tiongkok dengan tiga lapis atap masjid, menandakan bahwa UMM bersifat terbuka, plural dan bisa belajar dari mana saja, termasuk ke negeri China. Tiga lapis atap yang mirip masjid Muhammad Cheng Ho Pasuruan itu, menandakan kekuatan Iman, Islam dan Ihsan.
Masjid Kyai Bedjo memiliki struktur bangunan yang khas. Gaya arsitekturnya meniru gaya Tionghoa, yang mengingatkan kita pada bentuk bangunan masjid Muhammad Cheng Ho di Pasuruan. Filosofi yang hendak dibangun dari bentuk bangunan itu, diambil dari anjuran Islam untuk mencari ilmu hingga ke negeriCina. Dengan demikian, siapapun yang melihat dan berkunjung di masjid itu diharapkan bisa terinspirasi hadis nabi ‘tuntutan ilmu sampai ke Cina.

Taman rekreasi sengkaling dan sengkaling kuliner




Wisata Sengkaling Malang, dalam hal ini Taman Rekreasi Sengkaling (dulu belum ada Sengkaling Food Festival) dapat dikatakan sebagai salah satu objek wisata di Malang yang sudah terkenal sejak dulu. Taman Rekreasi Sengkaling Malang terletak di kecamatan Dau, Kabupaten Malang, tepatnya di jalan raya Mulyoagung No. 188. Objek wisata ini banyak memiliki wahana yang berkaitan dengan air, dan konon katanya air yang ada di dalam objek wisata ini merupakan air alami yang berasal dari Kolam Tirta Alam, yang banyak diyakini oleh orang sebagai obat awet muda. Dengan luas total kurang lebih 8,5 hektar dan sekitar 70% diantaranya berupa taman maupun pepohonan, membuat nuansa alami khas pegunungan dapat sangat terasa saat pengunjung datang bermain-main bersama keluarga di Taman Rekreasi Sengkaling ini.
Sejarah Singkat Taman Rekreasi Sengkaling

Taman Rekreasi Sengkaling didirikan oleh seorang Belanda bernama Mr. Coolman pada tahun 1950. Pada tahun 1975, objek wisata populer di Malang ini dikelola oleh PT. Taman Bentoel (anak perusahaan Bentoel Group) dan hanya dikhususkan penggunaannya kepada karyawan perusahaan tersebut saja. Oleh karena popularitas tempat wisata ini semakin meningkat dan membuat banyak warga ingin menikmati wisata Sengkaling ini sehingga pada akhirnya tempat wisata populer di Malang ini dibuka untuk umum. Taman Rekreasi Sengkaling sudah beberapa kali mengalami perubahan, dan pada saat ini sudah terdapat Sengkaling Food Festival tepat di depan taman rekreasinya.
Lokasi dan Rute Menuju Taman Rekreasi Sengkaling

Taman Rekreasi Sengkaling seperti yang telah tertulis diatas, terletak di kecamatan Dau, di jalur utama antara kota Malang dan kota Batu. Jika dari arah kota Malang, maka hanya perlu melakukan perjalanan sejauh 10 km ke arah kota Batu, Taman Rekreasi Sengkaling Malang akan berada di sebelah kanan jalan sekitar 1 km sebelum gapura masuk kota Batu. Dari arah kota Batu, bisa melakukan perjalanan ke kota Malang mengikuti jalan utama, setelah melewati gapura perbatasan kota Batu dan kabupaten Malang, maka sekitar 1 km setelah itu Taman Rekreasi Sengkaling akan terlihat di sebelah kiri jalan. Jika dari Surabaya, belok kanan di pertigaan karanglo menuju ke Batu, setelah itu barulah mengikuti rute ke Malang menuju Taman Rekreasi Sengkaling. Tulisan besar Sengkaling Food Festival bisa dilihat di tepian jalan utama, masuklah dan parkir kendaraan di dalam, pintu masuk utama Taman Rekreasi Sengkaling berada di dalam. Tapi jika hanya ingin berkeliling di Sengkaling Food Festival, tidak perlu melewati pintu masuk utama Taman Rekreasi Sengkaling.
Jam Buka TRS dan SFF

Taman Rekreasi Sengkaling (TRS) di buka mulai dari pukul 06:00 – 17:00 WIB, sedangkan untuk Sengkaling Food Festival (SFF) dibuka mulai pukul 12:00 – 23:00 WIB pada hari Sabtu dan Minggu, dan mulai pukul 16:00 – 23:00 pada hari biasa.

Harga Tiket Masuk Taman Rekreasi Sengkaling Malang Maret 2016

Tiket masuk Taman Rekreasi Sengkaling Malang tahun 2016 (info bulan Maret) dibedakan menjadi 3, yaitu tiket biasa, tiket rombongan serta tiket terusan (paket hemat Kano). Berikut ini adalah harga tiket tersebut beserta dengan fasilitas yang dapat dinikmati:

Tiket biasa: Rp. 25.000,00/orang
  • Dengan tiket ini, pengunjung dapat masuk melalui pintu utama Taman Rekreasi Sengkaling serta berenang di semua kolam yang ada, kecuali di kolam Pesona Primitif.
Tiket rombongan: Rp. 22.000,00/orang (rombongan minimal 30 orang)
  • Fasilitas yang dapat dinikmati sama dengan tiket biasa diatas. Khusus untuk koordinator rombongan, akan mendapatkan potongan harga serta souvenir menarik (syarat & ketentuan berlaku).
Tiket terusan (paket hemat Kano): Rp. 50.000/orang
  • Dengan tiket paket hemat Kano, pengunjung dapat masuk melalui pintu utama Taman Rekreasi Sengkaling serta menikmati 6 wahana diantaranya Perahu Naga, kolam Pesona Primitif, Bumper Boat, Kiddy Train, Joyland Game Zone dan Theater 4 Dimensi.



Sengkaling Food Festival ( SFF ) merupakan ikon wisata baru di Malang, yang dibangun di kawasan Taman Rekreasi Sengkaling ( TRS ). Konsep penggabungan Wisata Kuliner dengan Taman Rekreasi, didukung pengaturan Site Plan , Desain Gedung , Penataan Outlet dan Lighting System yang mumpuni sehingga memberi kesan sensasional yang tak akan terlupakan.
SFF menempati areal seluas 3 hektar di depan TRS, lokasi yang sangat strategis terletak di jalan raya antara Malang – Batu , dekat dengan beberapa Perguruan Tinggi terkenal antara lain ; Universitas Muhammadiyah Malang , Universitas Islam Malang , Universitas Brawijaya dan UIN Maulana Malik Ibrahim. Didukung dengan areal parkir SFF yang sangat luas , dengan sistem pengelolaan parkir yang baik , mampu menampung ratusan kendaraan , sehingga diharapkan dapat  memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung SFF.
Sebagai pusat kuliner terbesar di Jawa Timur , SFF menyediakan ratusan tenant yang menyajikan beragam menu berkualitas dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan , mulai keluarga , pelajar dan mahasiswa , pelajar dan para wisatawan. Selain kuliner , SFF juga menyediakan tenant yang menjual makanan / minuman khas Malang yang dapat dijadikan oleh – oleh , serta terdapat butik yang menjual pakaian bermerek dan berkualitas . SFF sangat tepat sebagai tempat hang out , meeting point , kongkow dan kumpul dengan keluarga , teman maupun kolega.
SFF buka setiap hari mulai pukul 16.00 s/d 23.00 WIB , kecuali hari Sabtu dan Minggu SFF buka mulai pukul 12.00 s/d 23.00 WIB. Soft Opening SFF telah dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2014 , animo masyarakat / pengunjung dengan dibukanya SFF sangat bagus diluar perkiraan dari Pengelola , meskipun masih dalam masa Soft Opening. Grand Opening SFF direncanakan dalam bulan Agustus – September 2014 dan akan dimeriahkan oleh Artis Terkenal dari Ibukota.
Tujuan TRS menyelenggaran SFF antara lain adalah untuk mengubah image masyarakat luas bahwa TRS / Taman Rekreasi Sengkaling sedang dan akan selalu berubah seiring dengan perkembangan pariwisata di Malang. TRS akan bertransformasi berubah menjadi taman rekreasi yang moderen , yang akan kembali menjadi tempat tujuan utama para wisatawan Malang dan Jawa Timur. Grand Design dan Masterplan TRS yang baru sudah selesai dibuat , hasil karya arsitek ternama . Tahap awal dari Masterplan ini yaitu SFF, sudah mulai direalisasikan sebagai wujud komitmen TRS menjawab kebutuhan masyarakat / wisatawan dan tantangan jaman.